Hari Jadi Surabaya Memang Masih Bisa Diubah

Buku_03

Tajuk DOR 580

Hari Jadi “Kota” Surabaya
Memang Masih Bisa Diubah

Oleh: Yousri Nur Raja Agam

TAHUN 2016 ini, Kota Surabaya, dinyatakan berusia 723 tahun. Tujuh abad lebih 23 tahun. Tepatnya tanggal yang dikeramatkan sebagai HUT (Hari Ulang Tahun) atau kelahiran Kota Surabaya, adalah tanggal 31 Mei 1293

Sebenarnya, Kota Surabaya belum berusia 723 tahun. Sebab, secara resmi sesuai dengan perundang-undangan, Kota Surabaya baru dibentuk tanggal 1 April 1906. Sebelum tanggal 1 April 1906 itu, Surabaya merupakan sebuah “kabupaten”. Jauh sebelumnya, Surabaya adalah “kadipaten” atau keadipatian. Nah, kabupaten dipimpin oleh bupati dan kadipaten dipimpin oleh adipati.

Untuk diketahui oleh generasi sekarang dan yang akan datang, dulu sebelum tahun 1975, Kota Surabaya itu memperingati HUT nya, setiap tanggal 1 April. Mengapa? Karena tanggal 1 April 1906, Pemerintahan Hindia Belanda yang waktu itu berkuasa di Indonesia mendirikan Pemerintahan Kota Surabaya yang disebut Gemeente Surabaya.

Dengan dibentuknya Gemeente Surabaya, 1 April 1906, maka ada tiga Pemerintahan di Jawa Timur ini yang bernama Surabaya. Yang pertama: Keresidenan Surabaya, kedua: Kabupaten Surabaya dan yang ketiga: Gemeente (Pemerintah Kota) Surabaya.
Yang tertua adalah Kadipaten Surabaya. Kepala Pemeritahannya: Adipati, yang pusat pemeritahannya di Surakarta atau Solo (Jawa Tengah). Wilayah kekuasaan Kadipaten Surabaya, mulai dari Mojokerto, Sidoarjo, Gresik atau Sidayu dan Lamongan.

Kemudian nama Kadipaten berubah menjadi Kabupaten Surabaya dengan pejabat tertinggi: Bupati. Wilayah kekuasaan Bupati Surabaya mengecil, hanya mencakup Sidoarjo, Surabaya dan Gresik. Ada lagi yang disebut Keresidenan Surabaya. Ini merupakan pemerintahan yang langsung berada di bawah Gubernur Jawa Timur. Keresidenan dipimpin pejabat yang disebut Residen. Residen Surabaya, membawahi Kabupaten Jombang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya.
Nah, mengapa kemudian tanggal lahir Kota Surabaya tanggal 1 April diubah menjadi tanggal 31 Mei 1293?

Kendati, tanggal lahir Surabaya sudah diubah dari tanggal 1 April menjadi 31 Mei, ternyata tanggal itu, memang “belum permanen”. Seandainya ada ahli sejarah di masa yang akan datang mempunyai argumentasi yang lebih akurat, maka HUT Surabaya masih dapat diubah lagi. Hal ini dinyatakan dalam persetujuan resmi DPRD Kotamadya Surabaya melalui Surat Keputusan DPRD Kotamadya Surabaya Nomor 02/DPRD/Kep/75 tanggal 6 Maret 1975. Kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Walikota Surabaya No.64/WK/75 tanggal 18 Maret 1975.

Pada pertimbangan SK Walikota Surabaya tersebut, dinyatakan Hari Jadi Kota Surabaya yang diperingati setiap tanggal 1 April, saat diresmikannya Gemeente Surabaya tahun 1906 oleh Pemerintah Belanda pada saat itu, tidak sesuai dengan kenyataan. Sebab, selain penetapan tanggal tersebut berbau kolonial, Surabaya sebenarnya sudah ada jauh sebelum tanggal tersebut, yaitu sekitar abad XIII.

Berdasarkan pertimbangan itu, dirasa perlu untuk menetapkan tanggal Hari Jadi Kota Surabaya yang sesuai dengan data faktual yang diperoleh dari hasil penelitian, sejarah dan ciri khas Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan.

Pada bagian akhir SK Walikota Surabaya yang ditandatangani Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Surabaya, H.Soeparno, tertanggal 18 Maret 1975, diputuskan tanggal 31 Mei 1293 sebagai Hari Jadi Kota Surabaya – walaupun bentuk pemerintahan saat itu belum sebagai “kota”. Hanya merupakan “ranah” tempat bermukim warga.
Peringatan Hari Jadi Kota Surabaya sampai sekarang tetap dilaksanakan setiap tanggal 31 Mei. Belum ada pihak yang secara tegas ingin mengubahnya, walaupun sebenarnya ada protes-protes “ringan” dari ahli sajarah dalam beberapa kali seminar. Dalam persetujuan Pansus DPRD Kota Surabaya tanggal 6 Maret 1975 ada klausal yang berbunyi “bahwa penetapan Hari Jadi Kota Surabaya tanggal 31 Mei 1293 ini masih dimungkinkan untuk ditinjau kembali, bilamana di kemudian hari berdasarkan fakta-fakta sejarah yang lebih kuat ditemukan tanggal yang pasti”.

Jika dibaca pendapat dan tanggapan, serta kesimpulan tentang penetapan tanggal Hari Jadi Kota Surabaya itu, memang masih lemah. Diakui secara faktual bahwa tanggal yang pasti dengan pembuktian data sejarah belum ditemukan.

Bagi generasi sekarang, mari kita ikuti saja keputusan yang sudah ada. Mari kita rayakan Hari Jadi ke 723 Surabaya – bukan Kota Surabaya, 31 Mei 2016.

“Dirgahayu Surabaya” (***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: