Posted on Senin, 10 November 2008 by Yousri Raja Agam
Surabaya Banjir Darah
“Neraka Bagi Sekutu”
Oleh: Yousri Nur Raja Agam MH *)
BERBEKAL pidato radio Gubernur Soerjo, Jumat 9 November 1945 malam, pemuda pejuang dan rakyat Surabaya sudah melakukan berbagai persiapan. Rakyat Surabaya sudah menafsirkan, penolakan terhadap ultimatum Sekutu oleh Gubernur Soerjo itu, berarti “perang”. Segala kekuatan harus dikerahkan menghadapi ancaman Sekutu tersebut.
Ultimatum pihak Sekutu yang [...]
DIarsipkan di bawah: SEJARAH, UMUM, WANITA | Ditandai: Arek Sururoboyo, Doel Arnowo, Gubernur Soerjo, Gurkha, Hari Pahlawan, Inggris, Kota Pahlawan, Lukitaningsih, Mansergh, Rajamin Nasution, Sekutu, Surabaya | 4 Komentar »
Posted on Rabu, 5 November 2008 by Yousri Raja Agam
Christison dan Mansergh
Ancam Arek Suroboyo
Oleh: Yousri Nur Raja Agam MH *)
HARI Rabu, 31 Oktober 1945, dunia terguncang oleh berita tewasnya Brigjen Mallaby, yang terjadi Selasa, 30 Oktober 1945, sehari sebelumnya. Berita-berita mediamassa, koran dan radio di mancanegara menyudutkan posisi Indonesia. Sebab sumber informasi sepihak, hanya dari pihak Inggris.
Bagi pejuang Surabaya, tewasnya Mallaby merupakan [...]
DIarsipkan di bawah: AGAMA, KOTA, PEMERINTAHAN, POLITIK, SEJARAH, UMUM | Ditandai: Arek Suroboyo, Christison, Inggris, Internatio, Mallaby, Mansergh, Sekutu, Surabaya | 1 Komentar »
Posted on Selasa, 21 Oktober 2008 by Yousri Raja Agam
Tentara Inggris
Dipaksa Menyerah
Oleh: Yousri Nur Raja Agam M.H.
PERUNDINGAN antara pihak Sekutu dengan Indonesia, dilanjutkan Selasa besoknya, 30 Oktober 1945, pukul 11.00 di ruang rapat Gubernur Jatim, Suryo.
Dari pihak Sekutu dipimpin oleh Mayjen DC Hawthorn, Panglima tentara Inggris yang membawahi wilayah Jawa, Madura, Bali dan Lombok. Ia didampingi Brigjen AW Mallaby, [...]
DIarsipkan di bawah: KOTA, PEMERINTAHAN, SEJARAH, UMUM | Ditandai: Arek Suroboyo, Belanda, DC Hawthorn, Doel Arnowo, Gubernur suryo, Inggris, Roeslan Abdulgani, Sekutu, Soengkono, TD Koendan | Leave a Comment »